Sepasang Merpati (karya tangan kedua)
Pagi itu langit tampak cerah dan hembusan lembut angin meniup rambutku untu terurai lepas. Aku menikmati tiap langkah kaki ku menuju tempatku kuliah. Tanpa ku sadari ada tangan yang memegangku erat namun lembut. Aku mengenal betul siapa pemilik tangan tersebut, dia adalah Gary sahabat kecilku yang telah menjadi kekasihku sejak lulus. Aku tak tahu mengapa rasa nyamanku berubah jadi rasa cinta terhadapnya. Menurut Gary jika aku menjadi pacarnya maka dia bisa lebih optimal dalam menjagaku. Hari kami pun menjadi lebih berwarna karna dihabiskan bersama dengan Gary. “ Nadia.. Nad.. jangan masuk dulu “ teriak Gary yang sambil berlari menghampiri seorang gadis yang sedari tadi berjalan sendirian. “Eh kamu kenapa kesini? Ini sudah hampir malam, pulanglah nanti mamih mu mencarimu” jawabku dengan senyum hangat. “Aaaaahhh aku hanya ingin memastikan bahwa belahan hatiku pulang dengan selamat sampai tujuan. Sampai ketemu besok yah, jangan lupa menelponku 1 jam lagi “ jawabnya sambil mempe...

Komentar
Posting Komentar