Manusia dan Keadilan (Rangkuman materi kel 6)

KEADILAN


Menurut istilah keadilan adalah  pengakuan dan perlakukan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan menurut aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia, ada berbagai macam keadilan yaitu :

  • Keadilan legal atau keadilan moral : Yaitu merupakan subtansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya.
  • Keadilan distributive :  Yaitu keadilan ini akan terlaksana apabila hal-hal yang sama dilakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama.
  • Keadilan komutatif : Yaitu keadilan ini merupakan asa pertahun dan ketertiban dalam masyarakat.

KECURANGAN

Kekurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar,. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya, atau orang itu memang dari hatinya sudah berbuat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha.
Beberapa faktor yang menimbulkan kecurangan, antara lain :

  1.  Faktor ekonomi : Sangat rentan sekali dengan hal-hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita inginkan dan fikirkan.
  2. Faktor peradaban dan kebudayaan : Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya pergeseran nurani, hampir pada setiap individu di dalamnya sehingga sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakkan keadilan.
  3. Teknis : Hal ini juga menentukan arah kebijakan, bahkan keadilan itu sendiri, terkadang untuk bersikap adil kitapun mengedapankan aspek perasaan dan kekeluargaan, sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan, atau bahkan mempertahankan kita sendiri harus melukai perasaan orang lain.

Cara Masyarakat Mengomentari Ketidak adilan

  •   Puisi (Cipt : Mawlawi)
  •  Lagu (Bongkar, ciptaan Iwan Fals)
  • Film (Alangkah Lucunya Negeri Ini, Penulis Musfar Yasin)


PEMBALASAN

Pembalasan adalah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan.. Perbuatan amoral pada hakikatnya perbuatan yang melanggar atau memperkosa hak dan kewajiban manusia. Oleh karena itu manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar atau diperkosa, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibanya itu. Mempertahankan hak dan kewajiban itu adalah pembalasan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Psikologi Umum

Psikologi Manajemen dan Planing/ Perencanaan

To my dearest friends